SERANGAN TROJAN PERBANKAN PIXPIRATE MENARGETKAN SEKTOR KEUANGAN BRAZIL

Pakar keamanan di perusahaan keamanan Cleafy, mengungkapkan bahwa trojan perbankan Android terbaru yang dijuluki “PixPirate” saat ini menargetkan lembaga keuangan di Brasil. Aktivitas ini telah berlangsung sejak akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023. Dalam laporan terbarunya, Cleafy menyebutkan bahwa PixPirate merupakan generasi terbaru trojan perbankan Android yang memiliki sistem transfer otomatis (Auto Transfer System – ATS). Sistem ini digunakan penyerang unrtuk melakukan transfer uang secara otomatis melalui platform pembayaran instant pix yang saat ini diadopsi beberapa bank di Brazil.

Menurut peneliti keamanan Cleafy, Fransesco Lubatti dan Alesandro Strino, tujuan utama malware ini adalah untuk mencuri informasi sensitif dan melakukan upaya penipuan terhadap pengguna Pix. PixPirate biasanya digunakan untuk mengunduh dan menginstall trojan perbankan, sedangkan pengirimannya dilakukan melalui aplikasi dropper.

Selama proses pemasanganya, PixPirate akan mengaktifkan layanan aksesibilitas secara terus menerus melalui pop-up palsu hingga korban menjadi tertarik dan menerima ajakan untuk memberi ijin pengaktifan layanan tersebut. Setelah ijin diberikan, peretas kemudian menulis script dengan memanfaatkan PixPirate agar dapat berinteraksi dengan UI perangkat dan melakukan aktivitas seperti menginput teks, melakukan touch events simulation, dan scrolling list.

Lebih lanjut setelah peneliti melakukan penelitian terhadap kode PixPirate, mereka mengidentifikasi beberapa referensi terkait framework yaitu Auto.js. Framework tersebut merupakan tools open-source yang digunakan untuk mengotomatiskan berbagai aktivitas di Android dengan menggunakan JacaScript. Para peneliti juga menjelaskan bahwa Auto.js telah menjadi sebuah framework baru untuk trojan banking.

Framework ini memungkinkan para aktor jahat untuk mempercepat fase pengembangan melalui skrip otomatis JavaScript, yaitu sebuah fitur manajemen komunikasi web dalam aplikasi yang memiliki kemampuan untuk melakukan enkripsi terhadap kode bawaan perangkat. Kemampuan ATS yang dikombinasikan dengan framework bisa mempercepat pengembangan aplikasi seluler sehingga dapat menghasilkan malware yang lebih canggih dimasa mendatang.

 

Link: infosecurity-magazine

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.