SISTEM NAVIGASI PESAWAT DI TIMUR TENGAH DIBOBOL HACKER

TARGET peretasan semakin hari kian meluas. Dilaporkan bahwa para hacker saat ini tengah gencar menargetkan sistem navigasi pesawat dengan mengambil alih GPS penerbangan.

Baru-baru ini ada lebih dari 50 laporan mengenai serangan siber menakutkan yang telah mengubah GPS pesawat. Ini menyebabkan kegagalan navigasi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Lebih menakutkan lagi, para pemimpin industri selama ini berpikir bahwa peretasan semacam ini tidak mungkin terjadi. Itu artinya belum ada solusi yang tepat untuk memperbaiki serangan ini.

Melansir dari New York Post, Kamis (23/11/2023), serangan yang menargetkan sistem navigasi pesawat terus terjadi di akhir Agustus. Ini berlangsung di seluruh Timur Tengah, khususnya di Israel, negara tetangga Mesir, dan Irak.

Pada September, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat atau FAA mengeluarkan peringatan tentang risiko keselamatan penerbangan terhadap operasi penerbangan sipil atas serangan tersebut. Di sini diumumkan juga bahwa serangan disebut spoofing GPS.

Serangan seperti ini sebenarnya tidak sepenuhnya baru, sepuluh tahun yang lalu, sekelompok mahasiswa di Universitas Texas membual bahwa mereka memindahkan kapal pesiar dari jalurnya sebagai proyek sekolah.

Kemudian pada 2015, seorang peneliti keamanan juga meretas penerbangan United Airlines dan mengubah jalurnya sebagai peringatan atas kelemahan keamanan.

Namun saat ini taktik tersebut telah menjadi begitu canggih sehingga para peretas jahat, yang masih buron, baru-baru ini mempelajari cara mengesampingkan Sistem Referensi Inersia (IRS) yang penting di pesawat terbang.

 

Sumber: The New York Times

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.